Pedagang Pasar Induk Cipinang Sebut Harga Beras Turun Rp 1.500 Per Kg

Jakarta, Beritasatu.com – Harga beras di Pasar Induk Cipinang, Jakarta Timur, mulai turun untuk jenis medium dan premium. Sebelumnya, harga kedua jenis beras tersebut sempat melambung tinggi.

ADVERTISEMENT

Ko Aloy, salah satu pedagang beras di Pasar Induk Cipinang mengatakan, beras per Februari sudah cenderung turun. Penurunan harga berkisar Rp 1.000 hingga Rp 1.500 per kilogram (kg).

“Per hari ini sudah turun sebenarnya, turunnya bukan hari ini, saya mengklarifikasi sebagian memang sempat tinggi, memang beras itu pernah mahal Januari, tetapi masuk Februari sudah cenderung turun. Penurunanya hari ini Rp 1.500 untuk beras medium,” ujar Senin (26/2/2024).

Ko Aloy mengatakan, stok beras hingga Ramadan 2024 sudah aman. Aloy merasa pemerintah sudah sigap dalam mengatasi stok beras.

“Saya pastikan aman sudah menyambut Ramadan tidak ada masalah dengan stok. Pemerintah memang cukup sigap. Dari dalam negeri produksi akan cenderung meningkat,” jelasnya.

Sebelumnya, Satgas Pangan Polri mengatakan, harga beras akan normal atau stabil kembali saat memasuki bulan puasa. Alasannya, saat ini sudah ada di salah satu wilayah yang harga berasnya kembali normal.

Hal itu diungkapkan Kasatgas Pangan Brigjen Pol Whisnu Hermawan setelah melakukan inspeksi mendadak (sidak) kesiapan dalam menghadapi bulan suci Ramadhan pada Maret 2024. Sidak tersebut dilakukan di gudang beras, Jakarta Utara, Kamis (22/2/2024).

“Kita mengecek dari hulu ke hilir ya, hilirnya kosong, kita cek di Bulog ternyata di Bulog banyak. Ini tinggal tergantung dengan distribusi saja. Makanya di Cipinang kita lihat sudah turun harganya, tinggal di pasar-pasar turunannya mungkin satu sampai dua hari akan turun juga. Mudah-mudahan dalam minggu depan semua sudah normal kembali,” kata Whisnu dalam keterangan yang diterima Beritasatu.com.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *