Home Berita Bripka Ahmad Fathoni Bhabinkamtibmas Desa Suko Mulyo Polsek Sepaku IKN inspirasi Warga Sukomulyo bertani Hidroponik

Bripka Ahmad Fathoni Bhabinkamtibmas Desa Suko Mulyo Polsek Sepaku IKN inspirasi Warga Sukomulyo bertani Hidroponik

by polres ppu

Polres PPU, IKN Nusantara, Polsek Sepaku -Kisah Inspiratif datang dari seorang bhabinkamtibmas Polsek Sepaku Adalah Bripda Ahmad Fathoni disela sela tugas sebagai bhabinkamtibmas juga mampu menambah penghasilan keluarga dengan budi daya tanaman Hidroponik di pekarangan rumahnya. Awalnya Kegiatan ini dilakukan untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga namun Pria yang berdinas di Polsek Sepaku sejak Tahun 2010 ini melihat adanya peluang disektor ketahanan pangan khususnya sayuran untuk pasar Tradisional yang ada di Sepaku. Waktu berjalan seiring sepaku ditetapkan menjadi IKN kebutuhan Sayur khususnya selada dan sawi meningkat bahkan pembeli dari Balikpapan menjadi konsumen tetap sehingga menambah semangat untuk mengembangkan usaha budidaya hidroponik.

“Kegiatan ini sama sekali tidak mengganggu apalagi saya tinggal di Sukomulyo. Selesai Dinas saya merawat tanaman mulai dari pengecekan air PH meter dan TDS. Kadang kadang waktu malam hari sambil santai saya habiskan waktu dipekarangan” kata pak bhabin Toni, sapaan akrab dari warga sukomulyo.

Kerja keras pak bhabin saat ini membuahkan hasil yang lumayan untuk ukuran nilai ekonomis. Dari 15.000 lubang Tanaman Hidroponik dalam setiap harinya mampu panen sekitar 150 pack (10.000 ribu) rupiah dijual. Dalam satu bulan Bripka Toni yang saat ini mempekerjakan tiga orang warga Sukomulyo mampu meraup keuntungan 20 juta bersih diluar biaya operasional termasuk pekerja.

Selain kegiatan milik pribadinya, Bripka Toni juga aktif membina Warga Sukomulyo yang tergabung dalam KWT (kelompok Wanita Tani) dan Dasa Wisma Desa Sukomulyo dengan membimbing ibu ibu menanam sayur mayur dilingkungan masing masing.

Toni mengaku nyaman menjalankan aktivitas itu. Selain mendapatkan uang tambahan untuk keluarga juga menyalurkan hobinya dibidang pertanian. Pria yang mengaku hanya anak petani biasa asal transmigrasi Tahun 1984 dari asal daerahTuban Jawa Timur.

“Sebelum jadi polisi, saya membantu orang tua dikebun. Kemudian berhenti untuk daftar polisi pada 1998 sebagai Tamtama Polri, kemudian dinas Di Mabes Polri. Tahun 1999 pindah ke Polda Kaltim berdinas di Denma sekarang Yanma Polda hingga mengantarkan saya dinas dikampung Semoi tempat tinggal saya,” kata ayah dua anak ini.

Membuka usaha itu, lanjut Fatoni karena melihat peluang yang cukup besar,sebelumnya bahan sayur disepaku banyak disuplay dari samboja. Alhamdulilah adanya IKN sekarang tambah ramai permintaan sehingga perlu penambahan luasan lagi.

“Alhamdulilah sekarang ini setiap bulannya setidaknya dipotong gaji pekerja 3 orang dan biaya operasional masih dapat 20 jutaan bersih. Bisa buat tabungan anak anak dimasa mendatang” ungkapnya.

Terpisah, Kapolres Penajam Paser Utara AKBP Hendrik Eka Bahalwan S.H,.S.I.K mengapresiasi atas kegiatan positif dan juga inspiratif yang lakukan oleh anggota Polsek Sepaku. “Ini sangat inspiratif dan jadi Role Model bagi para Bhabinkamtibmas yang lain,”.

Leave a Comment